Sabtu, 08 Mei 2010

Twin Connection

Kita sering mendengar adanya hubungan batin yang kuat pada saudara kembar. Jika yang satu sakit, maka yang lain juga akan menjadi sakit. Jika yang satu berada dalam bahaya, maka saudara kembarnya akan merasakan bahaya itu bahkan walaupun ia sedang berada di tempat yang jauh. Karena itu banyak yang percaya kalau pada anak kembar, terdapat hubungan telepatik yang lebih kuat dibanding pada non kembar. Bagaimana sains menjelaskan fenomena ini?

Taiwo dan Kehinde Oyeteju adalah sepasang saudara kembar dari Lagos, Nigeria. Kisah mereka merupakan salah satu contoh kunikan yang terjadi pada saudara kembar.

Taiwo dan Kehinde
Taiwo dan Kehinde lahir dari pasangan Oyeteju. Mereka berdua lahir pada tanggal 26 Maret 1982. Keluarga dan tetangga yang menyaksikan kehidupan mereka sejak kecil menyimpulkan kalau kehidupan Taiwo dan Kehinde unik dan sukar dijelaskan.

Mereka berdua masuk sekolah yang sama, lulus pada tahun yang sama dan mereka juga sama-sama mengambil jurusan Keuangan dan Perbankan di Universitas Olabisi Onabanjo.

Sampai disini, kisah mereka masih belum terlalu unik.

Namun, kehidupan yang unik mulai terlihat ketika mereka menikah.

Mereka menikah pada hari yang sama. Kemudian melahirkan bayi pada hari yang sama di rumah sakit yang sama, yaitu pada tanggal 25 November 2009. Yang berbeda hanyalah jam kelahirannya. Kehinde melahirkan pada jam 2:30 pagi, sedangkan Taiwo melahirkan pada pukul 5:30 pagi.

Keduanya sama-sama melahirkan bayi perempuan.

Ini cukup luar biasa. Karena, bahkan kalaupun mereka mengandung pada hari yang sama, waktu kelahiran bisa berbeda plus atau minus 14 hari.

Keunikan Taiwo dan Kehinde ternyata tidak sampai disitu. Tanpa diketahui dan direncanakan bersama, keduanya menamai anak perempuan masing-masing dengan nama depan Elizabeth.

Kisah Taiwo dan Kehinde adalah salah satu contoh dari peristiwa unik yang menyertai saudara kembar lainnya di dunia. Peristiwa-peristiwa ini membuat banyak orang berkesimpulan kalau diantara saudara kembar, ada hubungan yang lebih dalam dibanding sekedar kesamaan wajah.

Kadang, orang menyebutnya dengan nama Twin Connection atau Twin Telephaty

Apakah benar ada hubungan telepati diantara saudara kembar?

Bagaimana sains menjawab fenomena ini?

Eksperimen Pembuktian Telepati
Fenomena Telepati pada saudara kembar sebenarnya cukup menarik perhatian para peneliti. Sejumlah percobaan telah dilakukan untuk membuktikan kebenaran anggapan ini.

Dalam salah satu eksperimen, sepasang saudara kembar dipisahkan dalam ruangan yang berbeda. Satu orang berfungsi sebagai sender (pengirim pesan) dan satu lagi sebagai receiver (penerima pesan).

Lalu, sender diminta untuk memilih satu kartu dari antara satu pak kartu. Kemudian, ia diminta untuk berkonsentrasi pada gambarnya dan mengirimkan bayangannya dengan pikiran kepada saudara kembarnya di ruang sebelah.

Lalu, saudara kembarnya yang berfungsi sebagai receiver di ruangan lainnya juga diminta untuk memilih salah satu kartu dari antara satu pak kartu.

Hasilnya menunjukkan kalau sang receiver memilih kartu yang sama dengan yang dipilih sender dengan kemungkinan 50%.

Hasil ini cukup luar biasa mengingat jumlah kartu berbeda yang cukup banyak di dalam satu pak kartu.

Lalu, eksperimen dilanjutkan, namun kali ini dengan sedikit modifikasi.

Kali ini, yang memilih kartu adalah orang lain, bukan sender. Setelah orang itu memilih satu kartu, ia memperlihatkannya kepada sender. Sender diminta untuk mengingat gambar kartu tersebut dan mengirimkannya dengan pikiran kepada receiver di ruang sebelah.

Kali ini, kesamaan kartu yang dipilih receiver turun menjadi hanya 25%.

Hasil eksperimen ini membuat para peneliti menyimpulkan kalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar. Yang ada hanyalah kesamaan preferensi.

Kesamaan Preferensi
Yang dimaksud dengan kesamaan preferensi disini adalah, kedua saudara kembar itu memiliki kesamaan hobi, pemikiran, dan kemauan. Ini menyebabkan mereka memiliki pilihan-pilihan yang sama di dalam hidup.

Jika kedua hasil eksperimen tersebut menunjukkan persentase hasil yang sama, maka mungkin memang ada hubungan telepati diantaranya. Tapi, ternyata tidak.

Kesamaan preferensi ini bisa dihasilkan karena mereka tumbuh bersama, menjalani kehidupan bersama, bermain bersama sehingga mereka mengembangkan sifat-sifat yang sama.

Karena kesamaan yang unik itu, orang-orang akan menyangka ada hubungan telepati diantara mereka.

Dalam kasus eksperimen itu, wajar kalau kedua saudara kembar tersebut tertarik dengan kartu yang sama. Tetapi, ketika orang lain yang memilih kartunya, hasilnya menjadi berbeda karena preferensi pemilih kartu berbeda dengan mereka.

Eksperimen sejenis juga dilakukan oleh peneliti lainnya dan memang menyimpulkan kalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar.

Dalam kasus kembar Oyeteju di atas, Ibu mereka mengatakan kalau Taiwo dan Kehinde saling menyayangi dan suka berbagi. Mereka bahkan suka makan dari piring yang sama dan minum dari gelas yang sama. Ikatan ini telah dibentuk sejak mereka lahir sehingga Taiwo mengenal Kehinde dengan baik, dan sebaliknya.

Ini membuat keduanya memiliki hobi, karakter dan kemauan yang sama, dengan kata lain, kesamaan preferensi.

Kesamaan Genetik
Seorang psikolog dari sebuah rumah sakit di Lagos, Dr.Rotimi Coker, memberikan sebuah penjelasan sains mengenai bagaimana kesamaan preferensi bisa berkembang pada saudara kembar. Menurutnya, kesamaan ini bisa berkembang bukan hanya karena mereka tumbuh bersama dalam lingkungan yang sama, melainkan juga karena dipengaruhi oleh faktor genetika.

Menurutnya, ada dua jenis saudara kembar, yaitu kembar Mono-Zygotic dan kembar Di-Zygotic.

Kembar Mono-Zygotic adalah kembar yang berasal dari satu sel telur yang sama. Kembar jenis inilah yang sering disebut kembar identik.

Di lain pihak, kembar Di-Zygotic berasal dari dua sel telur yang berbeda dan kembar ini disebut kembar tidak identik.

Karena berasal dari sel telur yang sama, kembar Mono-Zygotic memiliki kromosom dan gen yang sama. Ini menyebabkan keduanya memiliki sifat-sifat yang mirip yang menyebabkan keduanya memiliki kesamaan preferensi.

Dr. Coker juga mengatakan, karena kembar identik memiliki kromosom tertentu yang sama, maka kemungkinan keduanya mengalami sakit yang sama sangat tinggi, bahkan walaupun mereka tidak tinggal serumah.

Pendapat Dr.Coker juga disetujui oleh Prof. Kayode Oguntuashe dari Universitas Lagos. Menurutnya, kembar identik memang memiliki kumpulan gen yang sama, karena itu mereka akan memiliki pengaturan watak yang sama dalam hal perasaan, pemikiran dan tindakan.

Namun, Prof. Oguntuashe juga tidak menolak kemungkinan terjadinya perbedaan karena faktor lingkungan.

Dr. Lynne Cherkas, seorang analis genetika di Departemen penelitian anak kembar di King's College, London, adalah salah satu peneliti yang telah menghabiskan bertahun-tahun lamanya untuk memecahkan misteri anak kembar.

Dr. Cherkas sendiri adalah kembar non identik.

Menurut survei yang dilakukannya, perasaan saling terhubung ternyata lebih kuat pada kembar identik dibanding kembar non identik. Temuan ini sepertinya mengkonfirmasi kesimpulan Dr. Coker.

Dr. Cherkas berkata:

"Anak kembar yang dibesarkan bersama akan mengalami pengalaman sosial yang sama. Gen pastilah memiliki peranan penting dalam pengalaman "telepatik" itu. Kalau tidak, pengalaman "telepatik" pada kembar non identik seharusnya sama banyaknya dengan kembar identik."

Dengan kesimpulan ini, apakah sains sudah bisa menjawab fenomena "telepatik" pada saudara kembar? Mungkin tidak. Tapi paling tidak kita memiliki sedikit gambaran mengenai fenomena ini.

Twin Connection
Menarik untuk mendengarkan pendapat Prof. Chris French, kepala peneliti psikologi anomalistik di Universitas London, mengenai fenomena hubungan batin ini. Ia memberikan penjelasan yang lebih prosaik:

"Orang akan selalu memiliki perhatian dan kepedulian terhadap orang yang mereka kasihi. Karena itu, pada suatu titik, perasaan itu akan saling mengikat sehingga ketika mereka merasakan sesuatu, maka perasaan itupun akan menjadi kenyataan."

Dengan kata lain, ikatan batin yang ada pada saudara kembar bukan hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki kesamaan wajah. Ketika kita memiliki perasaan yang saling terhubung, pada suatu titik, perasaan itu akan saling mengikat. Dengan demikian, kitapun menjadi saudara kembar bagi yang lainnya.



(punchng.com, associatedcontent.com)

Minggu, 25 April 2010

Floccari : Terima Kasih Kepada Seluruh Laziale

Lazio berhasil meraih kemenangan penting 2-1 atas tuan rumah Genoa untuk menjauhkan diri dari jeratan degradasi.

Begitu pentingnya kemenangan itu sehingga striker Sergio Floccari merasa perlu berterimakasih atas dukungan fans.

"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh publik Lazio," ujarnya kepada Sky Sport.

"Gagal mengeksekusi penalti pada pertandingan derby sulit saya terima."

"Meski bisa merasakan kekecewaan pemain, pelatih, serta fans, saya mampu melewati kemurungan pekan lalu."

Floccari gagal mengeksekusi penalti ketika Lazio berhadapan dengan AS Roma. Derby ibukota itu sendiri berakhir dengan kekalahan Lazio.

"Kemenangan ini sangat penting buat kami dan kami bertekad membawa pulang angka penuh untuk menjaga jarak dari zona degradasi," sambungnya.

"Kini kami bisa menghadapi tiga laga terakhir dengan sedikit ketenangan dan terbebas dari jeratan degradasi."

Jumat, 23 April 2010

Bahan Belajar Ujian Praktikum Elek2

1. Pelajari tentang schematic Op-Amp 741!

2. Hapalin rangkaian dasar Inverting Amplifier + penurunan rumusnya!

3. Pelajari Perhitungan Adder Substractor!

4. Pelajari Summming Circuit+macam-macamnya!

5. Pelajari tentang Low Pass Filter!


Gud Luck


Minggu, 18 April 2010

Resensi Novel 'Jodoh dari Surga'



ISBN : 979-3762-93-4

Penulis : Ifa Avianty

Ukuran :
13 x 19 cm.

Tebal :
148 (BW) hlm.

Cetakan :
2

Penerbit :
QultumMedia

Genre
: Romance-Comedy, Islamic Novel



Penulis lahir di Jakarta 21 Mei 1970 sebagai sulung dari 4 bersaudara yang semuanya cewek, dengan nama lengkap Ifa Avianty. Tumbuh di dunia cewek ternyata tidak membuat dia rumpi. Meskipun banyak orang bilang dia cerewet bin bawel, dia lebih nyaman bicara dengan caranya sendiri. Sejak kecil Ifa suka menulis, membaca, dan menggambar, atau mengutak-atik sesuatu.

Novel karya Ifa ini, cara berceritanya lucu, seru, segar kadang komikal, ringan, cerita yang dalem jadi gampang dimengerti. Baca novel karya Ifa, rasanya seperti sedang ngobrol dengan atau mendengarkan cerita dari sahabat! Marita W. Nurcahyadi (Mita), Sahabat, ibu rumah tangga, wirausaha, pecinta buku. Semua kisah diramu Ifa dengan gayanya yang khas, seringkali ngocol abis, tapi tetep bisa serius bahkan puitis. Ifa Avianty, penuh kejutan, segar, dari awal hingga akhir halaman!

Saya bukan penikmat fiksi dalam arti sesungguhnya. Saya lebih suka cerita yang simple. Dan novel yang satu ini ceritanya simple entertaining (seperti nonton film) tapi tetap punya pesan moral yang kuat. Saya harap Ifa juga kelak bisa menulis tema-tema lain yang lebih berat. Thobib Al Asyhar, Penulis buku-buku best seller Fikih Gaul, Sufi Funky, Bahaya Makanan Haram, dan Khadijah.

Saya lupa apa yang mendorong saya untuk membeli novel ‘tipis’ ini. Mungkin harganya yang ‘murah-banget’ menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi keputusan saya. Tapi, paling tidak satu yang saya ingat, gaya bahasa Ifa memang memikat saya dari awal saya meng’observasi’ novel ini sebelum deal dengan kasir dan membayarnya.

Untuk ukuran sebuah novel berlabel Islamic Novel, novel ini cukup ciamik dalam hal tata bahasa, sesuai dengan selera saya. Tidak terlalu membingungkan, mengalun sempurna dalam modernisasi kota besar, meskipun membuatnya menjadi terlalu ‘dangkal’ tergabung dalam lingkup novel bertema Islam. Ciri Islam hanya ditempelkan pada cerita tokohnya yang sering digambarkan salih-salihat, pintar mengaji, atau lontaran salam pada setiap kesempatan, plus aksesoris ‘kerudung’ dan jilbab pada tokoh wanitanya.

Sinopsis :

Nia, seorang perempuan muda enerjik, ceria, manja, sekaligus sensitif. Rissetyo, seorang eksekutif muda dengan pembawaan yang cool, tampang mirip Michael Bubble, pintar, kaya, namun terkadang penuh rahasia. Berawal dari perjodohan yang direncanakan orang tua kedua belah pihak, mereka dipersatukan dalam ikatan pernikahan. Nia yang sejak awal tidak setuju dengan cara perjodohan, terpaksa menerima pinangan Rissetyo dengan hati penuh protes. Perbedaan karakter, usia yang jauh, serta penerimaan mereka terhadap pernikahan, menimbulkan konflik yang khas penuh intrik namun tak jarang diselingi dengan dialog lucu. Belum lagi masa lalu menjadi ujian berat bagi pernikahan mereka. Silih berganti orang-orang dalam kenangan mereka datang tanpa diduga, menambah rumit perjalanan cinta mereka. Akankah akhir bahagia menghampiri? Atau justru kesedihan yang datang? Novel karya Ifa Avianty ini mencoba menyadarkan kita akan pilihan terbaik yang Allah kirimkan untuk kita.


Cerita yang dibangun Ifa sebenarnya sangat menarik karena dibuat dengan tumpukan konflik yang bergulung-gulung bak benang kusut yang susah diuraikan. Hidup serasa berwarna dengan ragam masalah pelik yang menghampiri tiap-tiap tokohnya. Dari mulai perjodohan yang terpaksa hingga isu poligami. Namun, daya tahan saya untuk menerima gunungan konflik ini ternyata tidak terlalu bagus. Saya malah mati bosan di tengah masalah-masalahnya. Kisah tragis salah satu karakter kuncinya pun tak mampu membangkitkan rasa iba yang biasanya gampang sekali hadir dalam setiap kesempatan saya membaca novel dengan tokoh kunci hidup bergelimang sengsara.

Jumat, 16 April 2010

SOAL Laporan Akhir 5 Sistem digital (Jumat,Shift3)

1. Sebutkan macam-macam memory yang kamu ketahui beserta contohnya!
2. Jelaskan kesimpulan dari masing-masing percobaan5!



nb:
- modul SisDig paling lambat dikumpulkan hari sabtu, 24 April 2010 WIL
- bagi praktikan yg 'ngulang' Modul dikumpulkan pada saat pengulangan

Grand Final Idola Cilik 3



Usai melalui babak Menuju Pentas pada Desember dan Babak Pentas pada Januari lalu, IDOLA CILIK 3 memasuki grand final pada 17 April hari ini. Pada final menyisakan dua kontestan, yaitu Mario Stefano Aditya atau Rio dan Halilintar Mahaputra Morgen atau Lintar yang akan all out di MGK Kemayoran Jakarta memperebutkan hadiah tabungan pendidikan Rp50 juta.

Babak Grand Final ini juga disiarkan langsung oleh RCTI, Sabtu pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB, dengan didukung penampilan para bintang tamu, seperti Icil Divo, Icil Choir, ST12, d Masiv, The Changcuters, Once Mekel dan Rio Febrian.

Menurut Direktur Program RCTI, Harsiwi dalam temu media di Hard Rock Kafe, Jakarta Pusat, Selasa (13/4), pertarungan kedua kontestan ini bakal seru. Karena masing-masing memiliki kemampuan vocal yang nyaris sama, sehingga dewan juri kemungkinan akan bingung menentukan jawaranya.

"Rio menurut saya suaranya tipikal orang Manado dan itu disukai orang Indonesia, dia juga bisa bermain gitar dan menciptakan lagu. Sedangkan Lintar juga sangat disukai orang Indonesia. Kedua-duanya adalah pemenang. Di Grand Final mereka akan diuji kembali kemampuan menyanyi sehingga penonton layak untuk memilih dengan waktu seminggu sebelum nanti keduanya dapat raport Idola Cilik," katanya.

Ditambahkan, selain memperoleh hadiah tabungan pendidikan dengan selisih tidak jauh, kedua finalis ini juga bakal masuk dapur rekaman sebagai penghargaan atas usaha selama berada di IDOLA CILIK 3.

"Keduanya akan mendapatkan lagu yang diciptakan musisi terkenal dan dikontrak Musika, tabungan pendidikan yang tidak jauh berbeda. Nanti juga kita akan bikin album untuk idola cilik. Lagu-lagunya dibuat oleh beberapa musisi ternama di antaranya Ryan d Masiv, Giring Nidji, Oppie Andaresta dan Kevin Aprilio," imbuh Harwisi yang didampingi para juri IDOLA CILIK 3, seperti Ira Maya Sopha, Dave Hendrik, Winda serta Bunda Romi.



sumber:
kapanlagi.com

Contoh Soal Ujian Praktikum SisDig

1. Sederhanakan dengan K-MAP dan gambarkan rangkaian Diskrit 7'Segment (CA) di samping!





2. Pelajari tentang Flip-Flop, Multiplexer, Demultipelxer, Encoder(tabel + gambarnya) dan Decoder!

3. Pelajari lagi tentang Konversi Bilangan



nb: soal ujian Essay 5 nomer...materi semua yang udah di tulis di atas..

Good LUCK